Salurkan Bantuan Kepada Korban Banjir, Mahasiswa STIE Putra Bangsa Kemranjen Ajak Masyarakat Mematuhi Protokol Kesehatan

BANYUMAS, Himpunan Mahasiswa (HIMA) STIE Putra Bangsa Kampus II Kemranjen menyalurkan sejumlah bantuan berupa paket sembako kepada warga yang terdampak banjir di Desa Sirau, Grujugan Kabupaten Banyumas dan Desa Kedawung, Sikampuh Kabupaten Cilacap. Kegiatan dilakukan sekaligus untuk mengajak masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan covid 19 ditengah musibah banjir.

Bantuan tersebut diserahkan langsung ke posko dan ke rumah-rumah warga yang terdampak banjir, selasa 3 November 2020 kemarin. Penyaluran bantuan berlangsung lancar, karena genangan air di beberapa titik sudah mulai surut setelah sempat mencapai ketinggian 0,5 sampai 1,5 m di wilayah Desa Sirau, Grujugan.

Kegiatan melibatkan Ikatan Remaja Pecinta Alam Damar Wulan (IRPALADA) SMA N 1 BINANGUN yang bersama sama bahu-membahu menggalang dana bantuan untuk disalurkan ke warga terdampak bencana.

Koordinator Kampus II STIE Putra Bangsa Dr. Sulis Riptiono S.E., M.M menyampaikan adanya bencana banjir yang terjadi sejak 26 sampai 29 Oktober 2020 lalu menyebabkan aktivitas warga terhambat dan diperlukan uluran tangan bersama. Untuk melalui kegiatan ini diharapkan terwujud rasa kesetia kawanan mahasiswa dan menumbuhkan rasa kepedulian bagi generasi muda terhadap sesame.

‘’ Semoga bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat yang terkena musibah,” ucapnya.

Selain sembako, bantuan juga diberikan berupan peralatan kebersihan, pakaian, obat –obatan popok bayi dan popok lansia.

Hal senada disampaikan Ketua HIMA STIE Putra Bangsa Kampus II Kemranjen Febrianto Pratama Melalui Ketua Pelaksana Fendi Arif Setyanto yang mengatakan sebagai agent of change mahasiswa harus turut berperan menjadi penggerak masyarakat untuk melakukan perubahan ke arah yang lebih baik.

‘’ Dengan ilmu yang kita dapat di kampus, kami kami wujudkan dengan gerakan kepedulian terhadap bencana banjir ini,’’terangnya.

Sementara itu, Agus salah satu warga menyampaikan ucapan terimakasih dan rasa syukur karna telah mendapatkan bantuan. Menurutnya bantuan ini sangat dibutuhkan bagi masyarakat terdampak banjir.

“Alhamdulillah, kami sangat terbantu dengan bantuan ini, apalagi sebagian harta benda kami turut terendam banjir,’’ujarnya.

Perlu diketahui, Kecamatan kemranjen merupakan kecamatan yang terdampak banjir cukup parah. Seperti di Desa Sirau sedikitnya ada 309 kepala keluarga yang terdampak dan desa Grujugan 211 Kepala Keluarga yang dilanda banjir. sedangkan untuk Kecamatan Kroya, khususnya di Desa Sikampuh ada sekitar 155 Kepala Keluarga dan 162 Kepala Keluarga di Desa Kedawung.

Selain menggenangi rumah warga banjir juga merendam sekolah dan rumah ibadah serta jalan yang untuk digunakan aktivitas sehari hari.