Kebumen (08/03) Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Putra Bangsa gelar Sosialisasi Kampus Merdeka. Sosialiasi ini digelar dalam rangka mendukung Kebijakan Kampus Merdeka dan Merdeka Belajar. Kegiatan ini berlangsung di Aula Ronggowarsito dengan jumlah peserta lebih dari 50 orang yang pesertanya merupakan Dosen Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Putra Bangsa.

Hadir dalam kegiatan sosialisasi, Ketua Yayasan Pendidikan Putra Bangsa Kebumen Bapak Dr. H. Slamet Ahmadi, M.M., Bapak Gunarso Wiwoho S.E., M.M. selaku Ketua STIE Putra Bangsa beserta jajarannya, dan karyawan STIE Putra Bangsa, Prof. Dr. DYP Sugiharto, M.Pd., Kons., selaku Ketua LLDIKTI Wilayah 6 Jawa Tengah dan Dr. Ir. Agus Indarjo, M.Phil., selaku PLT Direktur Vokasi Direktoral Jenderal Vokasi Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI.

Ada ada empat kebijakan penting dalam Kampus Merdeka yaitu Pembukaan Program Studi Baru, Sistem Akreditasi Perguruan Tinggi, Perguruan Tinggi Badan Hukum dan Hak Belajar Tiga Semester di Luar Program Studi yang setiap kebijakan dari 4 kebijakan baru Kemdikbud bidang Pendidikan Tinggi memiliki payung hukum masing-masing. Sementara itu, ada 8 kegiatan yang mendukung proses pelaksanaan kampus merdeka, yakni mahasiswa melakukan magang, mahasiswa membangun desa, mahasiswa mengajar, pertukaran mahasiswa, mahasiswa melakukan riset, mahasiswa berwirausaha, mahasiswa melakukan program kemanusiaan, dan mahasiswa membuat project independen. Harapannya, program Kampus Merdeka itu bisa menghasilkan lulusan yang siap menghadapi segala masalah di dunia nyata.

Dalam kegiatan tersebut Prof. Dr. DYP Sugiharto, M.Pd., Kons., menjelaskan bahwa “Perguruan Tinggi itu layaknya Kolam Renang, dimana mahasiswa dilatih untuk berenang dengan berbagai macam gaya renang dan Lautan Lepas sebagai Dunia Kerja yang didalamnya banyak terjanganan ombak dan angin yang nantinya akan mengancam”. Selayaknya dengan ada program Kampus Merdeka ini para lulusan sudah siap untuk terjun ke dunia kerja dengan segala knowledge dan skills yang dimilikinya.

Dr. Ir. Agus Indarjo, M.Phil., juga mengungkapkan bahwa “Terjadi perubahan yang sangat besar dari Kampus ini (Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Putra Bangsa) dahulu bangunan tinggi nan megah dengan 4 lantai itu hanya mimpi namun sekarang jadi kenyataan”. Harapan selepas ini adalah Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Putra Bangsa mampu merubah diri menjadi Institusi Teknologi dan bahkan menjadi Universitas.