Perpustakaan merupakan tempat untuk mengakses informasi dalam format apapun, baik informasi itu disimpan dalam gedung perpustakaan tersebut ataupun tidak. Dalam perpustakaan modern ini selain kumpulan buku tercetak, sebagian buku dan koleksinya ada dalam perpustakaan digital (dalam bentuk data yang bisa diakses lewat jaringan komputer).  Akreditasi adalah proses jaminan mutu dikendalikan oleh standar, kebijakan dan prosedur yang prosesnya memerlukan asesmen mutu perpustakaan dan penguatan operasi pendidikan melalui pengembangan dan validasi standar sehingga dapat memberikan kepercayaan kepada publik bahwa sebuah perpustakaan beserta koleksi, jasa, sumber daya manusia dan fasilitas lain memenuhi komitmen pada mutu perpustakaan. Oleh karena itu, UPT Perpustakaan STIE Putra Bangsa melakukan akreditasi. Visitasi akreditasi perpustakaan ini berlangsung pada Jum’at, 12 April 2019 di Perpustakaan STIE Putra Bangsa.

Acara ini dihadiri oleh Ketua STIE Putra Bangsa, Gunarso Wiwoho dan jajarannya, Dra. Seha Rahayu, M.M selaku Kepala Bidang Pengembangan , Rani Yumita, S.Hum. selaku  Kepala UPT Perpustakaan STIE Putra Bangsa dan karyawan STIE Putra Bangsa  . Visitasi akreditasi ini dilakukan sampai pukul 23.45 WIB oleh TIM Asesor.  Anton Alfian, S.IPI dan Darwanto, S. Sos. selaku TIM Asesor Lembaga Akreditasi Perpustakaan Nasional Republik Indonesia.

Perpustakaan yang berdiri pada tanggal 2 Januari 2005 ini sudah memiliki 1.557 anggota aktif dengan jumlah SDM Perpustakaan sebanyak 6 orang. Gedung perpustakaan STIE Putra Bangsa yang terletak di Lantai 2 gedung 4 STIE Putra Bangsa ini memiliki luas 500-999 m2 dan terbagi menjadi beberapa area yakni seperti area baca, area koleksi, area pemustaka, area untuk staff dan area lainnya.  Total koleksi Perpustakaan STIE Putra Bangsa saat ini hampir 10.000 judul yang terdiri dari teks, referensi, non fiksi, nonbook, dan referensi.


Sebanyak 6 Komponen  dan Indikator Kunci Akreditasi Perpustakaan diantaranya komponen koleksi, sarana dan prasarana, pelayanan perpustakaan, tenaga perpustakaan, penyelenggaraan dan pengelolaan, dan terakhir adalah komponen penguat. Masing-masing komponen dan indikator kunci memiliki bobot dan jumlah indikator kunci yang berbeda.

Rani Yumita berharap dengan akreditasi ini, perpustakaan STIE Putra Bangsa semakin bisa mendukung visi dan misi institusi dan apapun hasilnya perpustakaan dapat terus memberikan pelayanan terbaik. “Akreditasi ini juga merupakan tolok ukur dalam meningkatkan pelayanan kepada pemustaka” imbuhnya.