Ketua STIE PB Bapak Gunarso menunjukkan hasil masakan kelompoknya

Mewarnai Dies Natalis 18, STIE Putra Bangsa adakan lomba masak antar dosen dan karyawan.  Lomba dilaksanakan pada tanggal 29 Maret 2019 di koridor Gedung 2 STIE Putra Bangsa.

Lomba masak kali ini mengusung tema “Cita Rasa Masakan Nusantara”. Sebanyak 11 tim yang ikut berpartisipasi dalam memeriahkan Lomba Masak Dosen dan Karyawan. Setiap tim terdiri dari 4 peserta. Kesebelas tim ini diadu untuk menentukan masakan yang layak disajikan dan untuk menentukan juara yang sesuai dengan kriteria penilaian. Setiap tim hanya diperbolehkan membeli bahan masak dengan total maksimal Rp 150.000,-. Dengan tema nusantara, peserta berkreasi sekreatif mungkin dalam menyajikan makanan.Masing-masing tim memasak makanan khas dari berbagai daerah mulai dari makanan khas daerah Kebumen, Jogja, Madiun, Padang dan makanan daerah lainnya. Nama masakan dan konsep makanan pun tak kalah kreatifnya seperti nama masakan Padang Ikan-Blue Osean Jepang dan Urap Oyek Ok Oce. 120 menit waktu yang tersedia untuk memasak mulai dari meyiapkan sampai menyajikan.

Penilaian masakan berlangsung di Aula Ronggowarsito. Masing-masing tim mempresentasikan karya masakannya. Ricko Mahendra Putra (Chef Malindo Corner) dan Irfina Dheani (Owner Deyfinna) sebagai dewan juri dalam Lomba Masak Dosen dan Karyawan.Dalam penjurian tidak hanya rasa yang di nilai akan tetapi kebersihan juga sangat pening dalam penilaian. Kriteria penilaian dalam lomba tersebut yakni cita rasa, penampilan, inovasi, kebersihan, kesesuaian tema. Kekompakan dan kehebohan juga menjadi penilaian tersendiri. Para peserta sangat antusias dalam mengikuti lomba ini. Dari 11 tim yang mengikuti lomba masak, hanya 3 tim yang menjadi juara yakni juara 1, juara 2 dan Juara The Best Partner.

Kelompok 1 saat di visit dewan Juri

Tim Harap Lapar dengan masakan “Mangut-mangutan Nila dan sahabatnya” jumlah skor 171 tampil sebagai Juara 1. Juara 2 dimenangkan oleh tim 3 dengan masakan “Gulai Nila Kuah bening dan Capcay udang goreng” jumlah skor 166 dan Juara The Best Partner diraih oleh tim 1 dengan kategori juara terheboh dan terkompak.