Peserta (Dosen) membawakan lagu dengan mengenakan seragam SMA

Kemeriahan   perayaan   Dies Natalis   ke-18   kembali dirasakan di ajang lomba nyanyi antar dosen dan karyawan. Perlombaan ini sering dikenal dengan Lecturer and Staff Singing Competition (LSSC). LSSC berlangsung pada Sabtu, 23 Maret 2019 di Aula Ronggowarsito. Dosen dan Karyawan STIE Putra Bangsa terlihat sangat antusias dalam mengikuti perlombaan ini.

Bapak Riyadus, kategori kostum terbaik putra

LSSC merupakan kompetisi nyanyi atau karaoke yang diperuntukkan khusus bagi dosen dan karyawan STIE Putra Bangsa. Agenda ini bisa dikatakan agenda wajib yang selalu ada dan diikuti oleh seluruh dosen dan karyawan  di setiap Dies Natalis STIE Putra Bangsa. LSSC menjadi daya tarik tersendiri bagi peserta (dosen dan karyawan), karena diajang ini peserta dituntut untuk bisa menyanyi layaknya seorang penyanyi dan menjadi acara yang ditunggu-tunggu oleh penonton (mahasiswa) karena jarang-jarang melihat dosen dan karyawan saling berkompetisi.

Ketua STIE PB Bapak Gunarso (berkacamata) menikmati penampilan salah satu peserta

Pada Dies Natalis ke 18 ini tema yang diusung dalam Lecturer and Staff Singing Competition yakni Putih Abu-Abu in Memory. Dengan tema tersebut peserta membawakan lagu yang populer pada zaman ketika putih abu-abu. Tidak hanya lagu yang dibawakan yang sesuai dengan tema, tidak ketinggalan kostum dan penampilannya pun menggambarkan di masa putih abu-abu.

Pasukan joged ikut memeriahkan ajang LSSC

Sebanyak 59 peserta yang ikut berpartisipasi dalam ajang tersebut. Dari sekian banyaknya peserta diambil 8 juara dengan beberapa kategori, diantaranya juara kategori Terbaik, Terfavorit, Kostum Terunik, dan Juara Kategori Penyanyi Terfals. Para peserta berpenampilan layaknya anak remaja yang berada di bangku SMA/SMK sesuai gaya masing-masing. Lagu yang dibawakan mulai dari lagu melow, ngebit, sampai dangdut. Ajang ini diselenggarakan untuk mempererat dan memunculkan kebersamaan antar dosen dan karyawan yang disibukkan dengan aktifitas di kampus sesuai dengan tri dharma perguruan tinggi.

Peserta mengunggu giliran dengan Nuansa Putih Abu-Abu

Pengumuman juarapun diumukan per-kategori, juara kategori Vokal Terbaik diberikan kepada Ibu Indah Rohyani dan Bapak Hendry Setiawan. Juara Kategori Terfavorit dimenangkan oleh Ibu Wiandini Sranti Palupi dan Bapak Hendrawan Prasetyo. Juara Kategori Kostum Terunik diraih oleh Ibu Septi Indrawati dan Bapak Riyadus Solihin dan Kategori terakhir yakni Kategori Penyanyi Terfales jatuh kepada Ibu Wahyuni Windasari dan Mas Dwi Riyanto.

Juara Vokal Terbaik Putra Bapak Hendry

Juara Terfavorit Putra Bapak Hendrawan
Juara Terfavorit Putri Ibu Wiandini

Juara Kostum Terbaik Putri Ibu Septi