Kebumen, 21 Desember 2018. Di aula Ronggowarsito STIE Putra Bangsa di laksanakan Pelatihan Perencanaan Anggaran dengan tema “Meminimalisir Fraud Anggaran Desa Melalui Perencanaan Anggaran Yang Transparan”. Acaraini merupakan program kerjadari Badan Eksekutif Mahasiswa Periode 2018/2019.Yang pesertanya merupakan mahasiswa STIE Putra Bangsa dari semester 1 sampai semester 7.

Acara ini di awali dengan sambutan ketua panitia Kiki Febriyanidan di lanjutkan sambutan dari Ketua Prodi Akuntansi BapakArisSusetyo S.E., M.M., Ak. CA sekaligus dengan membuka acara Pelatihan Perencanaan Anggaran. Dalam sambutanya beliau menghimbau kepada para mahasiswa untuk ikut berpartisipasi  dipengelolaan dana desa. Pelatihan Perencanaan Anggaran di isi olehDrs. Achmad Djunaidi sebagai pembicara dan di moderator olehTutiZakiyah, S.E., M.M.

Beliau Bapak Drs. Achmad Junaidi mejelaskan mengenai dana desa, sumber-sumber dana dan penyelewengan Dana Desa. Beliau menjelaskan metode dalam menganalisis Fraud Anggran desa. Agar hasil akurat dan juga cara mencegah agar tidak menyimpang. Dalam acara ini beliau menjelaskan mengenai unsur – unsur yang mendukung dalam penanganan fraud anggaran desa yaitu dengan meningkatakan sumberdaya manusia (SDM), membentuk system- system yang mendukung. Drs. Achmad Junaedi mengatakan bahwa “Mahasiswa merupakan  agent of change yang mamapu memerangi permasalahan fraud Anggaran Desa dan bertugas menginformasikan kepada khalayak, danjuga mengorganisir ide dalam memerangi Fraud”.

Kegiatan seminar anggaran ini berlangsung dari pukul 13.20 WIB sampai dengan pukul  WIB. Acara ini di ikuti oleh lebih dari 200 perserta baik dari kelas regular maupun kelas karyawan. Alasan dari para peserta adalah untuk menambah wawasan dan pemahaman mengenai Dana Desa. Bahkan ada yang mengatakan sebagai sarana pembelajaran dan informasi untuk membuat skripsi. Antusias dari parapeserta sangat tinggi, karena ini dapat menjadi modal dan pengetahuan apabila mereka mengambilkonsentrasi keuangan.Di akhir acara terdapat sesi pembagian Dorprize danjuga sesi foto bersama.

Tujuan dari di adakan acara ini adalah agar mahasiswa mampu memahami mengenai anggaran Desa dan mampu memahami penyelewengan – penyelewengan yang terjadi di Desa. Harapan dari panitia. Dengan mengikuti kegiatan ini mahasiswa jadi tahu dan bisa mencari solusi apabila terjadi fraud  didesamasing-masing.